Veda Ega Pratama Boleh Balapan di Moto3 2026 Sebelum Menginjak Usia 18 Tahun

Beritafifa.comVeda Ega Pratama tengah menjadi sorotan besar di dunia balap motor internasional setelah muncul kabar bahwa ia telah mencapai kesepakatan dengan Honda Team Asia untuk tampil di Moto3 musim 2026. Pembalap muda Indonesia binaan Astra Honda Racing Team itu disebut-sebut akan segera menjalani debutnya di ajang Grand Prix.

Rumor mengenai langkah besar Veda ini sebenarnya sudah beredar sejak pertengahan tahun. Namun, isu tersebut kembali menguat setelah Sky Sport Italia melaporkan pada Selasa (28/10/2025) bahwa sang pembalap telah menandatangani kontrak resmi dengan Honda Team Asia. Meski begitu, hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari pihak tim.

Veda, yang akan berusia 17 tahun pada 23 November 2025, sebelumnya menorehkan prestasi gemilang dengan menjuarai Idemitsu Asia Talent Cup 2023. Keberhasilannya itu membuka jalan menuju Red Bull Rookies Cup 2024, di mana ia tampil kompetitif dan finis di peringkat kedelapan klasemen akhir.

Jika rumor ini benar, maka Veda akan menjadi pembalap Indonesia berikutnya yang tampil di level Grand Prix, menandai langkah besar dalam kariernya sekaligus kemajuan pesat bagi pembinaan balap Indonesia.

Runner up di Red Bull Rookies Cup 2025

Musim ini, Veda Ega Pratama benar-benar tampil mengesankan di ajang Red Bull Rookies Cup 2025. Meski sempat absen satu seri akibat cedera tangan, pembalap asal Gunung Kidul itu mampu menunjukkan konsistensi luar biasa dengan meraih enam podium, termasuk tiga kemenangan gemilang.

Performa luar biasa tersebut mengantarkan Veda finis sebagai runner up klasemen akhir, sebuah pencapaian yang membuat banyak pihak menilai dirinya sudah pantas naik ke level Grand Prix.

Menariknya, meski batas usia minimum pembalap Moto3 adalah 18 tahun, Veda yang baru akan berusia 17 tahun saat musim 2026 dimulai, tetap bisa tampil berkat dispensasi khusus dari FIM. Aturan ini memang memungkinkan pembalap berprestasi tinggi di ajang pengembangan seperti Rookies Cup atau JuniorGP untuk naik kelas lebih cepat.

Kebijakan tersebut sepenuhnya sejalan dengan FIM Grand Prix World Championship Regulations, yang membuka jalan bagi talenta muda berprestasi seperti Veda untuk menembus panggung dunia lebih awal. Dengan performanya yang terus meningkat, Veda pun dipandang sebagai calon bintang besar Indonesia berikutnya di Grand Prix.

Regulasi Batas Minimum Usia Peserta Grand Prix

1. REGULASI OLAHRAGA

1.10 Peserta yang Memenuhi Syarat

1.10.1.1 Usia Minimum

Lisensi bagi pembalap hanya akan diterbitkan apabila usia minimum telah dicapai sebagaimana tercantum di bawah ini:

  • Moto3: 18 tahun
  • Moto2: 18 tahun
  • MotoGP: 18 tahun

Batas usia minimum mulai berlaku pada tanggal ulang tahun pembalap yang bersangkutan. Untuk memastikan proses transisi berjalan lancar, pengecualian diberikan bagi pembalap yang berpartisipasi di Kejuaraan Dunia Moto3 atau Moto2 2024 pada usia 17 tahun, sehingga mereka dapat lanjut ke Kejuaraan Dunia Moto3 atau Moto2 2025.

Di kelas Moto3, pengecualian berlaku bagi tiga pembalap teratas di klasemen akhir musim FIM JuniorGP Championship kelas Moto3 atau Red Bull Rookies Cup untuk bisa berlaga di kelas Moto3 Kejuaraan Dunia Grand Prix FIM, baik sebagai pembalap terkontrak, wildcard, maupun pembalap pengganti, meski pembalap tersebut belum mencapai usia minimum untuk kelas tersebut (tapi batas usia minimum 17 tahun tetap berlaku). Pengecualian ini berlaku sejak pembalap tersebut dipastikan menempati tiga besar di klasemen kejuaraan atau ajang yang dimaksud.

Di kelas Moto2, pengecualian berlaku bagi juara di setiap musim FIM European Moto2 Championship untuk dapat berlaga di kelas Moto2 Kejuaraan Dunia Grand Prix FIM 2025, baik sebagai pembalap terkontrak, wildcard, maupun pembalap pengganti, meski pembalap tersebut belum mencapai usia minimum untuk kelas tersebut (tapi batas usia minimum 17 tahun tetap berlaku).

Jangan lewatkan Berita update lainnya hanya di Beritafifa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top